Kerangka Asesmen Bahasa Inggris
TKA Bahasa Inggris mengukur keterampilan membaca beragam jenis teks berbahasa Inggris dalam berbagai situasi komunikasi sehari-hari, vokasional, dan akademik.
Muatan TKA Bahasa Inggris merupakan irisan jenis teks, konteks komunikasi, topik, dan kompleksitas teks pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Terkait jenis teks, TKA menggunakan teks descriptive, recount, narrative, procedure, dan analytical exposition. Terkait konteks komunikasi, TKA menggunakan teks yang menggambarkan komunikasi sehari-hari, di tempat kerja, dan akademik secara proporsional. Terkait topik, TKA menggunakan teks dengan topik yang merupakan gabungan topik-topik pada kedua kurikulum, namun menghindari kosakata teknis yang terlampau jarang digunakan dalam komunikasi.
Tingkat B1 (Intermediate)
Kompleksitas teks disesuaikan dengan tingkat kemahiran B1 (CEFR) dengan karakteristik:
- Panjang sekitar 250–350 kata
- Menggunakan kosakata berfrekuensi tinggi (hingga 3000 kata)
- Menggunakan struktur kalimat sederhana serta kompleks
- Menggunakan konteks sehari-hari, vokasional, dan akademik dasar.
Tingkat A2 (Elementary)
TKA juga menggunakan teks A2 dengan karakteristik:
- Panjang sekitar 200–300 kata
- Menggunakan kosakata berfrekuensi tinggi (hingga 2000 kata)
- Menggunakan struktur kalimat sederhana dan beberapa bentuk majemuk dasar
- Menggambarkan konteks kehidupan sehari-hari dan vokasional.
TKA Bahasa Inggris mencakup tiga level kompetensi dalam keterampilan membaca:
- Pemahaman Tekstual: mampu memahami informasi yang eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi eksplisit dari teks.
- Pemahaman Inferensial: mampu menarik kesimpulan berdasarkan informasi tersirat dalam teks, pengalaman pribadi, serta intuisi untuk memahami isi teks.
- Evaluasi dan Apresiasi: mampu membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, serta penggunaan bahasa oleh penulis.
- Menemukan/mengidentifikasi Informasi: mampu menemukan atau mengidentifikasi informasi penting yang disebutkan secara eksplisit dalam teks.
- Mengklasifikasi: mampu mengelompokkan orang, benda, tempat, atau peristiwa dalam teks berdasarkan kategori tertentu.
- Membuat kerangka: mampu menyusun poin-poin utama dari teks dalam bentuk kerangka atau daftar.
- Meringkas: mampu menyajikan kembali isi teks secara ringkas dengan mengutip bagian penting.
- Mensintesis: mampu menggabungkan informasi dari sumber lain untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif.
- Menyimpulkan detail pendukung: mampu menentukan fakta tambahan yang membuat teks lebih informatif, menarik, atau persuasif.
- Menyimpulkan topik, ide pokok/gagasan utama, makna, target pembaca, tujuan penulisan teks, atau pesan moral yang tidak secara eksplisit dinyatakan dalam teks.
- Menyimpulkan urutan kejadian: mampu memperkirakan isi selanjutnya dari teks.
- Menyimpulkan perbandingan: mampu menyimpulkan persamaan atau perbedaan.
- Menyimpulkan hubungan sebab-akibat: mampu menafsirkan hubungan/kaitan antara gagasan/tindakan.
- Menyimpulkan karakter tokoh: mampu menyimpulkan sifat atau kepribadian tokoh.
- Memprediksi hasil cerita: mampu memprediksi akhir cerita.
- Menilai realitas atau fantasi: mampu menganalisis peristiwa dalam teks dapat terjadi dalam kehidupan nyata.
- Menilai fakta atau opini: mampu menilai fakta/opini yang diberikan penulis.
- Menilai kecukupan dan validitas informasi: Menilai kesesuaian, kelengkapan, keakuratan informasi.
- Menilai kesesuaian: mampu menentukan bagian teks yang paling sesuai.
- Menanggapi isi teks: mampu mengungkapkan perasaan/kesan/pendapat terhadap bacaan.
Tips & Trick Efektif Belajar Bahasa Inggris
Perkaya Kosakata (Vocabulary) Setiap Hari
Buat target untuk mempelajari 5-10 kata baru setiap hari. Gunakan aplikasi flashcard (seperti Anki atau Quizlet) atau catat di buku kecil. Yang terpenting, buat kalimat menggunakan kata-kata baru tersebut agar Anda paham konteksnya.
"Tenggelamkan Diri" (Immersion)
Ubah pengaturan bahasa di HP atau media sosial Anda ke Bahasa Inggris. Dengarkan musik, podcast, atau tonton film/serial berbahasa Inggris (gunakan subtitle Bahasa Inggris, bukan Indonesia). Ini akan membiasakan telinga Anda dengan pelafalan dan intonasi.
Membaca Aktif (Active Reading)
Jangan hanya membaca. Siapkan stabilo atau pulpen. Garis bawahi frasa penting, tebak arti kata yang tidak Anda ketahui dari konteks, lalu baru cek di kamus. Coba baca berita, artikel, atau cerita pendek yang Anda sukai.
Berlatih Menulis (Practice Writing)
Mulailah dengan hal sederhana. Tulis jurnal harian, komentar di media sosial, atau ulasan film dalam Bahasa Inggris. Ini memaksa Anda untuk merangkai kalimat dan mempraktikkan tata bahasa (grammar) secara aktif.
Jangan Takut Salah (Practice Speaking)
Cari teman untuk berlatih bicara (speaking partner) atau bicara sendiri di depan cermin. Rekam suara Anda dan dengarkan kembali. Kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Yang penting adalah berani mencoba!
Konsisten adalah Kunci
Lebih baik belajar 20 menit setiap hari daripada 3 jam sekaligus dalam satu hari seminggu. Konsistensi membangun kebiasaan dan membuat materi menempel lebih lama di otak Anda. Buat jadwal belajar yang realistis.
Latihan Soal 1 : LATIHAN SOAL WEB TKA
Selesaikan 20 soal latihan di bawah ini.
Navigasi Soal:
Latihan Selesai!
Skor Anda:
Inti Soal:
Latihan Soal 2 : LATIHAN PENGEMBANGAN
Selesaikan 20 soal latihan pengembangan di bawah ini.
Navigasi Soal:
Latihan Selesai!
Skor Anda: